• |
  • Call Center 021 - 749 0932
 

HUMANIA

Mendukung Amin, Mengubah Ekonomi Desa

Namanya Muhammad Amin (16 tahun) anak ke- 3 dari 4 bersaudara. Amin, begitu ia disapa, lahir dari keluarga tidak mampu. Ayahnya berprofesi sebagai buruh ladang, dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan ayahnya tak menentu, dan jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Amin memiliki adik yang masih belajar di sekolah dasar. Keterbatasan ini sempat memupuskan harapan Amin melanjutkan sekolah di SMA. Beruntung, di dekat rumahnya ada sekolah gratis yang baru saja dibuka. Tanpa menunda, ia mendaftar. Nama sekolahnya SMK Bisnis dan Manajemen ‘H. Hasan Mustapa’.Kebetulan Amin juga punya cita-cita menjadi pengusaha makanan. Meski sekolahnya masih dalam proses pembangunan, Amin dan teman-temannya tetap semangat belajar. “Alhamdulilah, saya senang sekol... Selengkapnya


Pasar, Laboratorium sekolah yang Efektif

Ini cerita menarik. Salah satu ekstrakurikuler paling favorit di SMA yang berada di bawah Yayasan Sukma Bangsa di Aceh adalah “belanja di pasar”. Pasar bagi SMA Yayasan Sukma adalah laboratorium sosial yang hebat dan murah meriah, tapi efektif untuk mempelajari karakter manusia. Di pasar, murid-murid bisa melakukan penelitian terhadap karakter manusia yang bermacam-macam.Salah satu praktikum di laboratorium sosial tersebut seperti ini: Sekolah menyuruh siswa untuk membeli daging ayam satu kilogram di beberapa pedagang di pasar terdekat. Siapa pedagangnya, di mana lapaknya harus dicatat siswa. Sampai di sekolah, daging ayam itu diperiksa. Mana yang masih segar, mana yang sudah bau, mana yang busuk. Beratnya juga dihitung kembali dengan timbangan yang benar sesuai standard internasional.... Selengkapnya


Narkoba dan Kehancuran Generasi Bangsa

Narkotika dan obat-obatan  berbahaya (narkoba) makin menggerus ketahanan bangsa dan negara Indonesia. Peredaran naroba kini tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga di desa-desa terpencil. Konsumennya, tidak hanya orang-orang kota  tapi juga orang-orang kampung; tidak hanya selebriti dan orang kaya tapi juga rakyat biasa dan orang miskin;  tidak hanya orang dewasa tapi juga anak kecil.Belum lama ini rakyat Indonesia geram. Bayangkan, sabu sebanyak satu  ton masuk ke Indonesia melalui jalur laut di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (13/7) lalu. Sabu senilai Rp 2 Triliun yang diselundupkan empat warga Cina (Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li) itu bisa “merusak otak” lima juta warga negara Indonesia, terutama generasi mudanya.Hanya dua pe... Selengkapnya


Indahnya Berbagi

Andrew Carnegie  (1835-1919) adalah salah seorang  terkaya pada zamannya. Seperti Bill Gates dan Warren Buffet saat ini.Apa yang menarik dari Carnegie? Ia sangat dermawan dan memberikan perspektif baru pada kedemawanan saat itu. Pada bulan Juni 1889, Carnegie menulis artikel berjudul Gospel  of Wealth  di majalah North American Review.Menurut Carnegie, kekayaan yang diperoleh siapa pun pertama-tama harus digunakan sebanyak-banyaknya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kekayaan yang diwariskan hanya kepada anak cucunya adalah tindakan yang salah besar. Sebuah dosa tak terampuni.Menjadi kaya, tulis Carnegie dalam Gospel of Wealth, adalah hak semua orang. Dan itu baik. Tapi jika anda meninggal hanya sebagai orang kaya, anda sangat  hina. Jika anda ingin terhor... Selengkapnya


Pendidikan Gratis untuk Semua

Jika sebuah negara ingin maju, maka pendidikan itulah kuncinya. Tanpa itu, berapa pun dana yang dikeluarkan untuk membangun sebuah negara agar berkembang dan maju, niscaya sia-sia.Kenapa demikian? Pendidikan bukan sekadar sebuah strategi mendapatkan sumber daya manusia untuk membangun sebuah negara; tapi juga sebuah strategi untuk pembudayaan masyarakat, baik secara sosial, agama, maupun infrastruktur kehidupan yang lain. Jangan melihat pendidikan hanya dari sektor  peningkatan kualitas SDM untuk kebutuhan industri atau birokrasi pemerintahan semata, tapi lihatlah pendidikan sebagai asset for all and for our future. Kandungan UUD Dasar 45 sudah benar bahwa pendidikan adalah tanggungjawab negara. Pemerintah pun sudah mengalokasikan 20% APBN untuk pendidikan. Kelihatannya sudah ide... Selengkapnya


Makna Mudik Idul Fitri

Setiap tahun, umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah usai melaksanakan kewajiban puasa bulan Ramadhan. Salah satu “ritual budaya” dalam merayakan Idul Fitri di Indonesia adalah mudik atau pulang kampung. Tradisi mudik yang tidak ada di tempat kelahiran Islam di Arab Saudi ini, memperkaya khazanah budaya Islam di nusantara.Kita tidak tahu, darimana munculnya budaya mudik di Indonesia ini. Mungkinkah timbulnya budaya mudik ini berasal dari tradisi Cina, di mana masyarakat di sana melakukan ritus mudik saat perayaan Imlek? Imlek adalah hari raya tradisional lintas agama di Cina yang  sangat berpengaruh pada hubungan antar personal dan komunal di masyarakat Tionghoa.Setiap hari raya Imlek, seperti halnya di Indonesia, kebutuhan transporasi, baik udara, darat, maupun laut me... Selengkapnya


Sekolah Delapan Jam? Tetap Tak Menyelesaikan Masalah

Sekolah 8 jam sehari? Itulah kebijakan baru Mendikbud Muhadjir Effendy yang akan diberlakukan pada tahun ajaran baru Juli depan (2017/2018). Kebijakan “full day school” tersebut, alih-alih mendapat dukungan masyarakat, yang terjadi sebaliknya. Kebijakan itu justru mendapat penolakan luas di masyarakat.Muhadjir menjelaskan bahwa sekolah  8 jam sehari (full day school) bukan hanya diisi oleh kegiatan di dalam kelas, melainkan juga meliputi kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Asal muasal kebijakan ini, lanjut Muhadjir,  berawal dari pencarian solusi agar guru-guru tidak kerepotan mencari tambahan jam mengajar untuk memenuhi syarat mendapatkan tunjangan profesi guru (sertifikasi). Muhadjir juga menjamin kegiatan sekolah delapan jam tak akan mengganggu kegiatan Madrasah D... Selengkapnya