• |
  • Call Center 021 - 749 0932
 

LIFE IS BEAUTIFUL

Prof Komaruddin Hidayat dalam Kajian Life is Beautiful: Mendekatkan Allah pada Anak

Anak-anak dengan usia emas memiliki keingintahuan yang besar. Biasanya inilah momen yang membuat orangtua kebingungan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak mengenai Allah SWT. Sedari kecil anak perlu dikenalkan kepada Allah SWT sebagai Sang Penciptanya. Mengenal dan mengajari anak agar mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya bukan hal yang mudah. Perlu berbagai trik agar anak memahami apa yang diutarakan oleh orangtua.Kajian Life is Beautiful Series kali ini mengundang seorang tokoh cendekiawan muslim, Prof. Komaruddin Hidayat. Mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan penulis buku ini memaparkan beberapa cara mengenalkan dan mendekatkan Allah SWT kepada si buah hati di Morocco Mediterranian Resto, Cinere, Selasa (10/4). Cara mendidik anak agar dekat dengan Sang... Selengkapnya


Kajian Life is Beautiful Series Bersama Najeela Shihab

Inisiator Pesta Pendidikan dan Keluarga Kita hadir mengisi kajian mengenai parenting. Ia adalah Najeela Shihab yang menjadi pembicara pada Kajian Life is Beautiful Series di Yayasan Amal Khair Yasmin di Morocco Mediterranian Resto, Cinere Depok, Selasa (3/4).Kajian tersebut mengambil tema “Anak Mandiri Tanpa Kekerasan, Hukuman dan Sogokan”. Acara dimulai pukul 9.30 hingga 11.00 WIB. Peserta yang datang didominasi oleh calon ibu dan ibu-ibu muda.Sebelum kajian dimulai, penampilan band dari Sekolah Cendekia membuka acara dengan sangat merdu dan semangat. Band yang berangggotakan lebih lima orang tersebut merupakan peserta yang berhasil meraih juara di festival musik D’Jampang beberapa waktu lalu.  Setelah penampilan Band Sekolah Cendekia, selanjutnya tayangan profil tentang Yayasa... Selengkapnya


Ganjaran Orang yang Bersedekah

Allah Swt. berfirman:“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, seperti sebutir benih yang tumbuh menjadi tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji, dan Allah melipat gandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah : 261)Sedekah bagaikan pohon yang selalu disiram hingga tumbuh subur dan berbuah, begitupun dengan bersedekah. Sedekah bukan hanya tentang harta, nominal rupiah atau sejenisnya, tetapi mempunyai pengertian ruang lingkup yang sangat luas. Senyuman yang tulus kepada sesama juga termasuk sedekah. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah”. (HR. Tirmidzi).Bagi yang melakukan sedekah ada beberapa manfaat, diantaranya nikmat kesehatan, ketentram... Selengkapnya


Pulang - Idul Fitri dan Siklus Kehidupan Manusia

Manusia Meski tak banyak manusia sadar, sesungguhnya kehidupan manusia adalah perjalanan penuh kerinduan. Dimulai dari kejatuhan, dan disambung dengan keinginan pulang.Ya, kehidupan manusia sesungguhnya adalah perjalanan pergi dan pulang, dari suatu tempat berangkat (mabda’) menuju suatu tempat kembali (ma’ad) yang tak lain adalah tempat-berangkatnya: manusia bersumber dan berawal dari Tuhan, untuk berjalan kembali kepada Tuhan lagi.Firman Allah Swt.: “Sesungguhnya kita bersumber/kepunyaan/bagian dari Allah, dan sesungguhnya kepada Dialah kita akan kembali.” (QS. 2 : 156).Kita tercipta – saya harus menyebutnya sebagai terpancar (teremanasi) -- dari Allah, tertempatkan ke alam dunia, demi mencari jalan pulang kembali kepada-Nya. Dalam kebijaksanaan (hikmah) Islam, satu siklus leng... Selengkapnya


Membentuk Generasi Yang Kuat

Oleh : Prof. Dr. Asep Usman Ismail, MA “Wal yakhsya alladziina law tarakuu min khalfihim dzurriyyatan dhi’aafan khaafuu ‘alayhim falyattaquu allaaha wal yaquuluu qawlan sadiidan” (QS. An-Nisa : 9) Hendaklah orang beriman tumbuh perasaan cemas, takut, khawatir jika suatu saat wafat-Allah ambil durasi hidup yang singkat ini- lalu meninggalkan keturunan atau generasi yang lemah. ‘Zuriyat’ itu bisa bermakna anak, cucu atau generasi. Menurut Isfahani salah satu makna ‘dhiafa’ yaitu lemah pengamalan, pemahaman dan aktualisasi agama. Kelemahan bukan hanya dalam taraf kognitif saja tetapi masuk pada tataran afektif. Afektif melibatkan rasa, penghayatan, penjiwaan yang mendorong pengetahuan seseorang untuk berbuat sesuatu sebagai simbol ketaatan. Dalam Al-Quran ada ancaman ba... Selengkapnya


Bagaimana Meraih Kebahagiaan

Oleh : Haidar Bagir Bagaimanakah cara untuk mengaktualkan dan memelihara kebahagiaan dalam hidup kita? Kebahagiaan seseorang akan muncul ketika ada kesenjangan antara apa yang kita dambakan dan hasil atau keadaan actual kita. Dalam kaitan ini, ada tiga bentuk usaha yang mungkin diupayakan manusia untuk mewujudkan kebahagiaan. Baca juga artikel iniZikir, Connecting to Allah           Bagaimana Meraih KebahagiaanHidup Adalah Perjalanan Cinta     Pertama, bekerja keras untuk mengupayakan dan memenuhi apa saja yang kita dambakan dalam hidup ini. Sedikitnya ada dua kelemahan dalam cara ini. Satu, ada banyak kemungkinan bahwa kita tak akan pernah bisa memenuhi seluruh kebutuhan kita. Dua, setiap kebutuhan kita terpenuhi, selalu muncul kebut... Selengkapnya


Apa Itu Kebahagiaan

Oleh : Haidar Bagir Rasanya, tak ada satupun makhluk manusia yang tidak sependapat bahwa tujuan hidup manusia di muka bumi ini adalah mencapai kebahagiaan (happiness, sa’adah). Meski  kebahagiaan bisa dipahami dalam berbagai bentuknya – ada yang melihatnya sebagai bersifat psikologis, ada yang intelektual, dan ada yang spiritual-semua sepakat pada sifatnya yang menjadikan manusia merasa bukan hanya bergairah, bersemangat, dan menikmati hidupnya, melainkan terutama menebarkan ketentraman, kedamaian, kepenuhan makna, dan kepuasan yang tak menyisakan kekosongan. Sementara, penderitaan (misery,syaqawah) sama dengan kegelisahan, kekacauan, kehampaan makna, dan kekuranganyang menganga. Perlu segera disusul, kebahagiaan tidak sama dengan kumpulan kenikmatan (pleasure). Mungkin saja hid... Selengkapnya